Penulis: Engki Sarki

Kenali Gaya Belajarmu, Raihlah Prestasimu

macam-macam gaya belajar
Tips Kenali Gaya Belajarmu

Pada setiap jenjang pendidikan Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing. Keunikan itu yang menjadikan perbedaan antara satu individu dengan individu lain. Keunikan tersebut tidak bisa dipaksakan untuk diterapkan kepada siswa lain. Maka dari itu pendidik perlu mengetahui keunikan dari masing-masing muridnya. Kemudian pendidik seyogyanya menempatkan serta menyalurkan keunikan peserta didik agar nantinya peserta didik dapat berkembang dengan optimal dan maksimal sesuai dengan tingkat perkembangnya.

Ketika peserta didik sedang belajar untuk mencari ilmu, maka antara peserta didik satu dengan peserta didik yang lain akan saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Ketika berkompetisi itulah dapat diketahui misalnya dalam hal akademis mana saja peserta didik yang memiliki kemampuan diatas rata-rata, sedang dan kurang. Sebagai pendidik yang bijak, ketika mengetahui  akademis peserta didiknya belum maksimal, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan berupa introfeksilah diri sendiri sebagai pendidik. Jika ada hal yang dirasa kurang oleh pendidik itu sendiri maka lengkapilah kekurangan itu karena bisa jadi hasil yang didapatkan oleh peserta didik kurang maksimal bukan karena mereka memiliki kemampuan di bawah, bisa jadi karena metode yang dilakukan oleh pendidik kurang tepat dalam menyampaikan ilmu. Jika yang pendidik lakukan sudah baik, coba amati serta diskusikan dengan peserta didik siapa tahu mereka mengalami kesulitan belajar karena belum memahami gaya belajar yang sesuai dengan diri mereka sendiri. Mengenai gaya belajar, dalam dunia pendidikan sebenarnya terdapat gaya belajar yang beraneka macam.

 Berikut ini informasi mengenai macam-macam gaya belajar:

  1. Gaya belajar dengan melihat (Visual)

Gaya belajar yang satu ini lebih memfokuskan ketika belajar dengan menggunakan indra penglihatan (mata). Hal tersebut dapat diketahui ketika peserta didik lebih cepat menerima ilmu dengan cara melihat secara langsung.

  1. Gaya belajar dengan mendengarkan (Auditori)

Gaya belajar auditori maksudnya ketika peserta didik sedang belajar lebih memfokuskan dengan menggunakan pendengaran (telinga). Cara mengetahui peserta didik termasuk dalam gaya belajar ini dengan cara ketika pendidik menyampaikan ilmu melalui lisan maka peserta didik dapat menangkap ilmu tersebut dengan cepat ketika ia mendengarkannya.

  1. Gaya belajar dengan sentuhan (Kinestetik)

Gaya belajar ini biasanya dilakukan oleh peserta didik ketika sedang belajar peserta didik akan lebih cepat faham dengan cara menyentuh secara langsung objek yang dimaksud.

Itulah beberapa gaya belajar yang dapat dijadikan sebagai cara untuk menjadikan peserta didik dapat cepat faham untuk menguasai disiplin ilmu tertentu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semua pihak baik itu pendidik, peserta didik, orang tua serta masyarakat dan lain-lain.

 

Peran Pemerintah Mengatasi Masalah Kekurangan Berat Badan

Manfaat Beras Merah Untuk Mengatasi Masalah Berat Badan
Kekurangan Berat Badan Dapat Diobati dengan Mengonsumsi Beras Merah

Bangsa indonesia merupakan bangsa yang besar serta bangsa memilki banyak tujuan baik itu tujuan intern untuk indonesia dan tujuan ekstern. Tentunya tujuan tersebut diharapkan agar rakyat indonesia makmur sentosa. Salah satu tujuan nasional bangsa indonesia ialah mensejahterakan rakyatnya baik itu dari segi sandang, pangan, papan serta kesehatan yang memadai serta berkualitas baik. Sudah menjadi tugas negara dan pejabat pemerintahan yang saat ini berada menduduki kursi parlemen sebagai perwakilan rakyat guna memenuhi kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Sudah sejak lama pemerintah merencanakan program untuk mengatasi permasalahan yang terdapat pada masyarakat salah satunya yakni bagi masyarakat yang memiliki masalah kekurangan gizi atau kekurangan berat badan serta kelebihan gizi. Masalah mengenai kekurang gizi atau kekurangan berat badan serta kelebihan gizi menjadi topik serius karena masalah tersebut bukan masalah yang sederhana. Terlebih masalah mengenai kekurang gizi dan kekurangan berat badan menjadi sorotan pemerintah serta publik untuk bersama-sama bersinergi untuk mengentaskan masalah tersebut.

Melihat masalah tersebut, di berbagai negara yang sempat mengalami masalah serupa yakni kekurangan gizi. Negara lain yang memiliki masalah tersebut menanganinya dengan menyediakan makanan pokok yang memiliki gizi tinggi yakni Beras Merah. Beras merah oleh negara lain dijadikan sumber makanan yang sudah terbukti memiliki banyak manfaat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh banyak lembaga salah satu diantaranya american diabetes assosiation, universitas ryukyu serta lembaga yang lain menginformasikan bahwa setelah diteliti beras merah mengandung banyak mineral, magnesium,serat alami serta kandungan gizi yang lain. Berdasarkan penelitian tersebut maka sangat dianjurkan bagi orang dan masyarakat yang mengalami masalah kurang gizi atau kekurangan berat badan untuk mengonsumsi beras merah. Selain itu manfaat lain yang orang dapatkan ketika mengonsusmsi beras merah secara rutin yakni beras merah mampu meremajakan kulit serta membuat kulit nampak lebih putih dan sehat, dapat dijadikan obat lami untuk mengobati serta mencegah penyakit kolesterol dan jantung, darah tinggi, nyeri sendi, baik untuk pencernaan serta dapat menjadikan tubuh lebih kuat dan berstamina.